Pentingnya Self-Love dalam Pernikahan

Hubungan
Fathan Akbar
6 Jun 2020

Dapat mencintai sesuatu bisa dikatakan sebagai salah satu anugerah dalam hidup ini. Mulai dari mencintai artis favorit, hewan peliharaan, sampai seseorang yang lo cintai. Hal itu merupakan sesuatu yang patut lo syukuri, sebab banyak orang diluar sana yang tak mampu lagi mencinta. Entah karena pernah dikecewakan begitu hebat, kehilangan rasa, sampai belum bisa berdamai dengan realita.

Terlepas dari itu, ada satu hal yang mungkin sering lo lupakan, yaitu mencintai diri sendiri. Seringkali diri lo mungkin terlalu sibuk mencintai sesuatu, sampai lupa untuk menjaga diri lo sendiri. Entah itu dalam sebuah rutinitas, pekerjaan, sampai hubungan romansa. Hal itu tak terkecuali pula dalam hubungan pernikahan.

Bagi lo yang udah nikah, mungkin lo pernah merasa, “Duh kenapa ya semakin kesini gue merasa pasangan gue rasa sayangnya berkurang?”. Dari situ, lo akhirnya merasa diri lo gak cukup berharga di mata pasangan. Alhasil, itu berdampak terhadap kepuasaan diri lo dalam hubungan pernikahan lo.

Kalo lo pernah merasa begitu, tandanya lo perlu melatih mencintai diri lo sendiri dalam pernikahan, atau sering disebut self-love sob! Nah, pada tulisan kali ini, gue bakal mencoba menjelaskan kenapa penting untuk self-love atau mencintai diri dalam pernikahan lo. Penasaran? Yuk simak tulisan gue sampai habis!

Mengenal Apa itu Self-Love

Bagi lo yang aktif menggunakan sosial media, mungkin lo udah gak asing dengan istilah self-love ini. Entah lo denger dari portal berita, grup whatsapp, sampai instagram. Tetapi, mungkin juga banyak dari lo yang masih belum paham mengenai hal ini. Maka dari itu, mari kita bahas lebih lanjut apa itu selflove.

Nah, self-love merupakan suatu bentuk penghargaan terhadap diri sendiri yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan fisik, psikologis, serta spiritual diri lo. Self-love juga merupakan bentuk memanusiakan diri sendiri, guna menjadikan diri lo sebagai manusia yang layak dicintai serta dihormati. Hal ini juga berlaku bagi semua kalangan, baik itu anak muda sampai orang tua. Oleh karena itu, melalui self-love lah lo belajar menjaga diri sendiri sebelum menjaga orang lain sob!

Pemaknaan setiap orang terhadap self-love bisa dibilang berbeda-beda. Ada yang memaknai hal itu lewat pergi ke salon setiap minggu, menikmati secangkir es kopi susu sendirian, sampai menonton film kesukaan disela kesibukan. Terlepas dari itu, tujuan dari self-love tetaplah sama, yaitu menghargai diri sendiri. 

Akan tetapi, terdapat kesalahpahaman mengenai makna dari self-love sendiri. Banyak orang yang menganggap itu merupakan bentuk dari egois atau selfish, alias mementingkan diri sendiri di atas orang lain. Padahal, self-love lebih ke arah bentuk penghargaan diri atas segala hal yang telah ada di diri lo. Mulai dari keadaan saat ini, serta pencapaian diri yang telah lo capai.

Pentingnya Self-Love dalam Pernikahan

Mungkin lo bakal berpikir, “Kenapa sih penting memiliki self-love dalam pernikahan?”, “Bukannya salah satu kunci dari suksesnya suatu hubungan adalah menerima apapun kondisi masing-masing pasangan ya?”. Itu juga betul sih, sebab menerima pasangan apa adanya memang diperlukan dalam suatu hubungan, apalagi pernikahan. Namun, memiliki self-love juga gak kalah penting lho sob!

Nah, self-love merupakan pondasi penting dalam suatu hubungan maupun pernikahan, karena lo jadi belajar buat gak menggantungkan kebahagiaan lo kepada pasangan. Bukan berarti lo gak memerlukan dirinya buat bahagia  ya. Melainkan, lo dapat bahagia di atas kaki lo sendiri, tanpa harus bergantung dengan pasangan.

Selain itu, self-love juga dapat meningkatkan rasa percaya dalam pernikahan lho! Ketika lo telah mencintai diri sendiri, lo cenderung buat gak terlalu mengais validasi atau persetujuan dari pasangan. Selain itu, self-love juga membuat lo gak gampang merasa insecure, yang merupakan lawan kata dari rasa percaya. Contohnya, seperti merasa diri gak layak dicintai, rendah diri, serta menaruh rasa curiga berlebih kepada pasangan. Hal itu tentu gak baik buat lo dan pasangan, serta dapat mengganggu hubungan lo berdua sob!

Maka dari itu, self-love berguna untuk meningkatkan kepuasaan lo dalam pernikahan. Salah satunya melalui rasa percaya yang timbul antara lo dan pasangan. Itu merupakan sesuatu yang penting untuk dimiliki. Melalui rasa percaya, lo berdua bakal saling terbuka tentang apapun yang kalian rasakan, termasuk ketika lagi sedang ada masalah.

Bentuk Self-Love dalam Pernikahan

Bagi lo yang telah menikah, self-love mungkin menjadi hal yang kurang lo perhatikan. Karena biasanya, lo cenderung buat fokus merawat serta mencintai pasangan lo. Mulai dari menyiapkan sarapan tiap pagi, memasakan makanan kesukaan, sampai memberi dia perhatian penuh. Itu sebenarnya sah-sah aja sih, karena emang udah jadi hal yang seharusnya lo lakuin sebagai pasangan.

Namun ingat, jangan sampai lo lupa untuk mencintai diri lo sendiri sob! Terutama saat lo merasa kurang mendapat perhatian dari pasangan. Nah, terdapat beberapa contoh bentuk self-love yang bisa lo terapin dalam pernikahan. Di antaranya:

1. Berkomunikasi Secara Asertif Saat Menghadapi Masalah

Masalah mungkin merupakan hal yang gak terpisahkan dalam suatu pernikahan. Entah itu karena perbedaan pendapat, masalah anak, sampai masalah keuangan. Sebenarnya hal itu merupakan sesuatu yang wajar saja. Bisa dibilang, itu merupakan bumbu dalam suatu pernikahan.

Nah, lo bisa mencoba berkomunikasi secara asertif untuk menyikapi hal tersebut. Berikut merupakan contoh dari komunikasi itu:

  • Menyampaikan apa yang lo sukai dan tidak kepada pasangan
  • Menyampaikan kebutuhan lo secara jelas
  • Berani mengatakan tidak ketika ada hal yang gak lo setujui

Dengan begitu, harapannya masalah antara lo dengan pasangan dapat terselesaikan dengan baik. 

2. Menghargai Kondisi Diri Sendiri 

Seperti yang gue tulis di awal, yang sebaiknya lo jaga adalah diri lo sendiri. Hal itu gak berarti lo gak menjaga pasangan lo dengan baik, melainkan lo juga perlu ingat dengan diri sendiri. Mulai dari beristirahat yang cukup, berolahraga, sampai tahu batasan diri lo sendiri. Jangan sampai deh sob lo kehilangan diri lo sendiri saat mencintai seseorang.

Misalnya, lo baru aja pulang dari kantor, dan lo capek abis bekerja seharian. Kemudian, tiba-tiba pasangan lo memaksa untuk berhubungan seks. Nah, self-love mengajarkan bahwa lo berhak kok buat menolak ajakan tersebut. Karena sejatinya lo memiliki kehendak atas tubuh lo sendiri, seperti menerima atau menolak untuk berhubungan seks. Dengan begitu, lo belajar untuk menjaga serta menghargai diri lo sendiri sob!

3. Menghargai Perbedaan Pendapat

Perbedaan pendapat merupakan hal yang sangat wajar dalam pernikahan. Apalagi bagi lo yang memiliki latar belakang sangat berbeda dengan pasangan. Mulai dari makanan kesukaan, kebiasaan, sampai preferensi politik. Akan tetapi, berbeda itu gak selalu berarti buruk kok sob! Lewat situ, lo bisa belajar untuk saling menghargai satu sama lain apabila terdapat perbedaan.

Misalnya, lo pendukung klub sepak bola Arsenal, sementara pasangan lo pendukung Manchester United. Memang, tentu kedua klub tersebut bisa dibilang memiliki latar belakang yang berbeda, baik secara prestasi maupun sejarah. Akan tetapi, perbedaan tersebut lah yang membuat sesuatu menjadi indah. Dari situ, lo bisa saling bertukar informasi seputar kedua klub, serta belajar menghargai perbedaan yang ada sob!

Cara Melatih Self-Love dalam Pernikahan

Tentu membutuhkan waktu bagi untuk menumbuhkan self-love dalam sehari-hari, apalagi bagi lo telah menikah sekian lama. Tapi ingatlah, semua gak ada yang gak mungkin selama lo ada kemauan. Nah, April Eldemire, terapis asal Amerika menjelaskan cara bagi lo untuk melatih self-love dalam suatu hubungan, termasuk pernikahan. Di antaranya:

1. Perlakukan Diri Lo dengan Baik

Nah, menurut April, biasanya pasangan lo akan memperlakukan diri lo sebagaimana lo memperlakukan diri lo sendiri. Misalnya, seperti menjaga diri dengan baik, memahami kebutuhan diri lo, serta memaafkan kesalahan di masa lalu. Harapannya, pasangan lo dapat memahami diri lo, serta mengetahui cara memperlakukan diri lo dengan baik.

2. Temukan Kebahagiaan dari Dalam Diri Lo Sendiri

Ada yang bilang bahwa kebahagiaan sejati berasal dari dalam diri sendiri. Menurut gue, hal itu ada benarnya juga sih kalo dipikir-pikir. Orang yang memahami arti kebahagiaan lo bukanlah pasangan, melainkan diri lo sendiri. Maka dari itu, cobalah buat memahami apa yang membuat lo bahagia dalam hidup. Guna menghindari rasa kecewa yang berlebih akibat gak mendapat kebahagiaan dari pasangan lo sob! 

3. Jadikan Pasangan Sebagai Teman Hidup

Ekspektasi seseorang dalam menikah bisa dibilang berbeda-beda. Mulai dari berekspektasi untuk menjadi pasangan kaya raya, sampai menjadi orang tua yang baik. Namun, seringkali ekspektasi tersebut gak sesuai dengan realita. Maka dari itu, lo bisa mencoba menjadikan pasangan lo sebagai teman hidup. Mulai dari berkembang bersama, sukses bersama, sampai mencintai satu sama lain dengan baik.

4. Sadari Bahwa Lo Gak Bisa Terus Bergantung dengan Pasangan

Keempat, cobalah buat gak terus bergantung dengan pasangan lo dalam hal apapun. Karena lo perlu sadar bahwa manusia gak ada yang sempurna. Setiap dari mereka pasti memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Ketimbang kecewa, lebih baik lo fokus untuk menemukan kebahagiaan yang berasal dari diri lo sendiri sob!

5. Membiasakan Self-Talk

Terakhir, lo bisa mencoba self-talk alias jujur atas apa yang lo rasain dalam pernikahan. Salah satunya mengenai apa yang lo rasakan mengenai pasangan, baik positif maupun negatif. Nah, lo bisa meluapkan perasaan lo tersebut lewat berbagai cara. Bisa melalui menulis di buku kecil, ketik di laptop, sampai di notes gadget lo.

Ingat, sebelum menyayangi orang lain, cobalah buat menyayangi diri sendiri terlebih dahulu. Lewat itu, lo jadi paham gimana caranya menjaga diri dengan baik, dan gak terlalu bergantung dengan pasangan. Harapannya, self-love bisa membantu lo dalam menjalankan pernikahan, serta meningkatkan kepuasan antara lo dengan pasangan sob!

Kalo lo merasa kesulitan buat melatih self-love dalam pernikahan, santai aja. Lo bisa nonton video tentang penjelasan selengkapnya di bawah ini. Kalo masih kurang, lo juga bisa ikut online mentoring Satu Persen. Di dalamnya lo bisa menceritakan kesulitan lo tersebut bersama mentor-mentor yang terlatih. Lo bisa ikut online mentoring dengan ngeklik di sini. Jangan lupa buat terus pantengin informasi dari kita dengan follow Instagram Satu Persen di @satupersenofficial, dan tonton video Satu Persen tentang “Cara Menerima Kekurangan Diri (Mencintai Diri Sendiri)”  di YouTube! Selain itu, baca juga artikel badan Otonom Economica tentang pernikahan beda agama “KUA dan Dua Sejoli: Cinta Kita Dirundung Agama”. Jangan lupa buat like, comment, dan subscribe kanal YouTube Satu Persen – Indonesian Life School! Gue harap membaca artikel ini bisa membuat lo berkembang menjadi lebih baik, seenggaknya Satu Persen setiap harinya. Gua Fathan dari Satu Persen, thanks!

Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.