Mengenal Arti Pick Me Girl yang Viral di Media Sosial, Ini Penjelasannya

Pemahaman Diri
Anggreliani Utami
17 Feb 2022
mengenal arti pick me girl
Satu Persen - Pick Me Girl

Halo, Perseners! Apa kabar? Aku Anggi, Part-time Blog Writer di Satu Persen.

Siapa sih yang nggak tau TikTok? Meski nggak benar-benar menggunakannya, kamu pasti udah nggak asing dengan aplikasi nonton video yang satu ini. Video di TikTok memang beragam banget. Mulai dari food hacks, beauty tips and tricks, dance cover, sampai video-video random yang relatable sama kehidupan sehari-hari kita.

Walaupun hanya untuk tujuan hiburan semata, sadar nggak sih kalau video-video yang ditonton atau dibuat bisa memengaruhi kita?

Nah, kali ini aku mau ngulik salah satu tren yang lagi ramai banget dibicarakan di TikTok, yaitu fenomena 'Pick Me Girl'.

arti pick me girl
Twitter/@SheSaysIndia

Terus, apa sih Pick Me Girl ini? Dan apa yang membuat tren ini begitu fenomenal? Untuk tahu jawabannya, simak terus blog ini sampai akhir, ya!

Apa itu Arti Pick Me Girl?

apa itu pick me girl
Source: Twitter @areajulid

Pada dasarnya, "pick me" adalah istilah bagi seseorang yang memiliki keinginan kuat untuk diterima dalam suatu kelompok sosial. Keinginan ini membuat mereka secara nggak sadar rela melakukan apapun supaya bisa masuk ke dalam kelompok sosial tersebut dan mempertahankan posisi mereka.

Menurut Urban Dictionary, definisi Pick Me Girl adalah seorang perempuan yang berusaha keras untuk membuat pria terkesan dengan memastikan bahwa dia “tidak seperti perempuan lain”.

Meski lebih sering ditujukan pada perempuan, ada pula versi laki-laki dari pick me girl yang dikenal dengan pick me boy. Ini menunjukkan bahwa fenomena ini bisa dialami oleh siapa pun, nggak terbatas pada  jenis kelamin.

Baca Juga: Pengaruh Sosial Media Terhadap Self Esteem: Bikin Bahagia atau Menderita?


Pick me girl bisa hadir dalam berbagai bentuk. Salah satunya, seorang pick me girl sering mengidentifikasi secara verbal apa yang membuat mereka berbeda dari teman-temannya dengan cara merendahkan.

Nggak cuman itu, pick me girl juga bisa datang dalam bentuk menyombongkan sikap terhadap pilihan gaya hidup, hobi, minat, dan tingkah laku demi mendapatkan perhatian dari lawan jenis.

Jadi, apa sih yang sebenarnya terjadi dengan para pick me girl? Apa penyebab seseorang berperilaku seperti ini?

Penyebab Munculnya Tren Pick Me Girl

penyebab pick me girl
Cr: The Berkeley Beacon

Menurut Amy Rosenbluth, seorang lulusan Ilmu Politik dan Pembangunan Internasional dari McGill University, fenomena pick me girl bisa terjadi karena adanya “faktor internalized misogyny dan keinginan untuk menjauhkan diri dari stereotip wanita tradisional, yang selama ini dianggap buruk dan negatif.”

Pada dasarnya, internalized misogyny adalah cara untuk menggambarkan perempuan yang juga bisa memiliki pemahaman seksisme dan perilaku kebencian terhadap sesamanya.

"Sebagian besar dari kita mungkin telah menunjukkan perilaku ini setidaknya sekali dalam hidup kita, sama halnya dengan diri kita yang memiliki keinginan untuk terlihat unik dan berbeda dari orang lain," tambahnya.

Dalam hal ini, ada sebagian wanita yang percaya apabila mereka menjauhkan diri dari gambaran perempuan tradisional yang harus feminin dan lemah lembut, maka mereka akan terlihat lebih superior.

Baca Juga: Self-Love: Menghargai Diri Sendiri, Kalau Bukan Kamu Siapa Lagi?

Ciri-ciri Seorang Pick Me Girl

ciri-ciri pick me girl
Cr: Hamline Oracle

Tanpa disadari, beberapa orang mungkin sudah melakukan tindakan ini atau menjadi korban dari pick me girl. Maka dari itu, ada beberapa ciri-ciri umum seseorang yang dikategorikan pick me girl:

1.Mereka mengaku kalau mereka benci menggunakan skincare atau makeup


Seorang pick me girl sering kali ingin membuat lawan jenis terkesan dengan kelihatan berbeda dari yang lain. Dalam hal ini, misalnya, mereka  mengaku nggak suka pakai makeup atau skincare di antara teman-teman yang jelas-jelas menggunakannya. Hal ini dilakukan agar mereka terlihat lebih menonjol.

ciri-ciri pick me girl
Cr: Study Breaks

2. Mereka suka mempermalukan perempuan lain

Demi mendapatkan  pengakuan dari lawan jenis, nggak jarang seorang pick me girl justru merendahkan gendernya sendiri. Dalam hal ini, seorang pick me girl merasa dirinya lebih keren karena nggak mengikuti standar sosial atau stereotip perempuan pada umumnya. Sehingga, mereka mungkin mengejek orang lain dan menyombongkan diri agar dapat terlihat lebih baik dari yang lain.

3. Mereka memilih untuk hanya berteman dengan laki-laki

Seorang pick me girl juga kebanyakan lebih memilih berteman dengan para pria, dibanding wanita. Ini karena mereka menganggap sesama wanita adalah makhluk yang terlalu emosional dan terlalu banyak drama.

Coba Juga: Tes Self-Love: Cintai Diri Lebih Baik

Yuk Atasi Pola Pikir “Pick Me Girl" Bareng Mentor Satu Persen!

Faktanya, tiap-tiap orang mungkin memiliki sifat pick me ini sendiri, terlepas dari apakah kita menyadarinya atau tidak. Dalam diri kita, pasti selalu ada keinginan untuk diterima. Namun, ini nggak menjadi alasan untuk menjelekkan preferensi orang lain agar diri sendiri terlihat lebih baik.

Jika bertemu orang-orang dengan sifat pick me, ada baiknya kamu segera menjauh dari mereka. Hubungan dekat dengan mereka hanya akan membawa dampak buruk bagi kesehatan mental. Buat yang masih bingung cara mengatasinya, mungkin kamu bisa temukan solusinya dengan mentoring di Satu Persen.

Di sini, kamu bisa ceritakan segala masalah, keluh kesah, dan kesulitan yang kamu hadapi dengan para mentor-mentor ahli. Nggak cuma itu, nantinya kamu juga akan mendapatkan beberapa psikotes tentang kepribadian dan minat karir yang dapat bantu kamu mengenal dirimu lebih dalam lagi. Untuk informasi lengkapnya, kamu bisa klik gambar di bawah ini:

CTA-Blog-Mentoring-5-5

Selain itu, kamu juga bisa coba tonton video YouTube Satu Persen yang ini untuk semakin paham bagaimana mengatasi insecure agar lebih percaya diri.

Nah, itulah beberapa hal mengenai pick me girl. Sekian dari aku Anggi, Part-time Blog Writer di Satu Persen. Semoga blog ini bisa kasih tambahan insight buat kamu, ya Perseners! Sampai jumpa di blog berikutnya! :D

Sources:

Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.