Love Language: Mengenal Aksi Menerima Hadiah yang Penuh Makna

Hubungan
Angeline Harjono
10 Jan 2022
Mengenal Aksi Receiving Gifts dalam Love Language
Satu Persen - Love Language: Receiving Gifts

Hei, Perseners! Siapa yang masih penasaran terkait tipe love language lainnya, nih? Kebetulan gue, Angel sebagai Blog Writer di Satu Persen bakal ngebahas soal aksi menerima hadiah (receiving gifts) di blog kali ini.

Buat beberapa orang, hadiah itu juga bisa dianggap sebagai simbol cinta. Khususnya, hadiah yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan si penerima. Pasalnya, ini berarti lo peduli atau sayang sama individu tersebut. Makanya, ini termasuk salah satu tipe love language.

Dr. Gary Chapman, konsultan pernikahan sekaligus penulis buku “The 5 Love Languages” menjelaskan inti love language sebagai cara memperlakukan pasangan atau orang terdekat. Dasarnya, setiap orang memiliki love language yang berbeda. Dengan mengetahui tipe masing-masing, lo bakal bisa bikin orang terdekat selalu nyaman bersama lo.

Receiving Gifts
Source: imgflip.com

Dari ke-5 tipe love language, ada kecenderungan aksi menerima hadiah ini juga sering menjadi sumber kesalahpahaman. Memang kenapa? Nyatanya, terdapat asumsi bahwa pemberian atau penerimaan hadiah hanya sebatas penyampaian afeksi yang terkesan materialistis.

Padahal, belum tentu arti pemberian hadiah selalu berujung begitu. Nah, makanya kita bakal ngulik satu per satu fakta terkait love language berupa menerima hadiah ini. Gue bakal buka pembahasan dari pengertian, karakteristik, miskonsepsi, sampai tips menerapkan love language pemberian hadiah yang tepat.

So, simak terus hingga akhir, ya. Kalau ada teman atau kerabat yang lagi galau gara-gara tipe love language ini, boleh banget share artikel ini. Selamat membaca!

Baca Juga: Love Language: Hal yang Perlu Diketahui Tentang Physical Touch

Apa itu Love Language Menerima Hadiah?

Arti Receiving Gifts
Source: makeameme.org

Sebagai salah satu tipe love language, aksi menerima dan memberikan hadiah menggambarkan tindakan yang penuh afeksi dan peduli pada orang terdekat. Tentunya, lo nggak bakal nolak ketika dikasih hadiah, kan. Pasalnya, ini menunjukkan bukti nyata dari kedekatan hubungan lo sama orang tersebut.

Selain itu, hadiah ini juga bisa menjadi memori, pengalaman, atau perasaan yang berbentuk fisik. Dengan begitu, lo bisa selalu teringat dengan si pemberi hadiah, terlepas dari lokasi kalian yang berbeda. Wah, so sweet banget, ya.

Apa berarti bentuk hadiah ini harus mewah atau unik? Sejujurnya, makna di balik hadiah inilah yang jauh lebih penting. Justru, tipe love language ini mengutamakan perasaan cinta yang tersalurkan lewat pemberian hadiah itu.

Ciri-Ciri Love Language Menerima Hadiah

Ciri-ciri receiving gifts
Source: MemeZila.com
  1. Sekedar kata-kata manis nggak cukup buat lo. Sebaliknya, hadiah yang memiliki sentuhan fisik terkesan lebih nyata dan bermakna.
  2. Lo sangat suka aksi memberikan maupun menerima hadiah dalam sebuah hubungan. Lantaran, lo tersentuh ketika seseorang rela menghabiskan waktu dan usaha buat menemukan hadiah yang tepat.
  3. Lo suka banget sama kejutan. Ditambah lo tipe orang yang benar-benar peduli dengan acara-acara spesial seperti ulang tahun atau hari liburan khusus. Alhasil, lo cenderung sakit hati kalau orang terdekat lupa memberikan hadiah di masa-masa itu.
  4. Saat orang terdekat memberikan hadiah dambaan, lo seketika merasa dicintai dan dianggap olehnya.
  5. Lo bukan tipe orang yang mudah membuang hadiah pemberian. Alasannya simpel, karena semua hadiah itu sangat berharga buat lo.
Baca Juga: Love Language: Memahami Words of Affirmation buat Para Pejuang LDR

Miskonsepsi tentang Love Language Menerima Hadiah

Ciri-ciri receiving gifts
Source: memegenerator.net

1.Terkesan materialistis

“Kalau lo sering kasih atau nerima hadiah, berarti cinta kalian sekedar materialistis.” Apa betul gitu? Sebenarnya, belum tentu, kok.

Buat pemilik tipe love language ini, justru hadiah ini betul-betul melambangkan perasaan cinta. Aksi ini merupakan tanda nyata bahwa lo itu berharga dan bermakna bagi orang terdekat. Terlebih, lo lebih peduli soal makna di balik pemberian hadiah ini, ketimbang bentuk atau harganya.

2. Hadiahnya harus mahal atau mewah

Ingat, ini bukan tentang berapa harga hadiahnya, melainkan besar makna dan perasaan di balik prosesnya. Lo bakal tersentuh banget ketika menerima hadiah yang nyata dan penuh makna. Pasalnya, lo bisa selalu ngingat memori dan pengalaman bersama orang terdekat tiap melihat hadiah itu.

Justru, harga hadiahnya nggak sebanding dengan tingkat usaha dan peduli di balik hadiah tersebut. Ditambah hadiah ini juga nggak harus selalu terkesan spesial atau mewah. Sebatas traktir kopi pun bisa langsung bikin lo serasa individu paling berharga di dunia.

3. Harus fix pacaran sama orang berduit

Lagi-lagi, tipe love language penerima hadiah nggak peduli dengan harga atau bentuk barang. Hadiah yang paling kecil pun masih bisa meninggalkan kesan yang besar terhadap si penerima. Ditambah hadiah yang bermakna nggak selalu memiliki angka harga yang tinggi.

Lo lebih menghargai usaha dan proses di balik pemberian hadiah tersebut. Pasalnya, inilah yang menunjukkan seberapa besar kasih sayangnya pada lo. So, jangan langsung anggap love language ini hanya menargetkan material yang sekedar mahal, ya.

Tips Menerapkan Love Language Memberi Hadiah

Tips Menerapkan Receiving Gifts
Source: Quickmeme.com
  1. Pelajari seni memberi hadiah: Anggap memberi hadiah untuk orang terdekat layaknya mata pelajaran di sekolah. Artinya, lo harus melakukan proses persiapannya dengan matang untuk menemukan hadiah yang tepat.
  2. Selalu ingat tanggal hari pemberian hadiah spesial: Sebaliknya atur reminder di kalender biar lo nggak lupa memberikan hadiah buat orang terdekat. Ditambah coba siapkan hadiah yang paling berharga di hari ulang tahunnya.
  3. Bagikan hadiah-hadiah kecil sesekali: Sekedar hadiah kecil juga bisa memukau perhatian orang terdekat, lho.
  4. Perhatikan tiap makna hadiah: Ketika orang terdekat lagi down, hadiah ini bisa menjadi reminder yang kuat untuk tetap semangat dalam hidup. Khususnya, ketika makna hadiah ini mewakilkan kondisi hubungan kalian.
  5. Selalu konsisten: Dalam berkomunikasi dengan love language ini, konsistensi adalah kunci suksesnya.
  6. Catat reaksi si penerima: Beberapa orang mungkin bakal lupa dengan reaksi penerima terhadap hadiah pemberian. Oleh sebab itu, coba mulai catat reaksinya agar lo lebih mudah menemukan hadiah yang tepat.
  7. Minta bantuan orang lain: Masih bingung mencari hadiah yang tepat? Coba minta pendapat orang lain seperti teman atau keluarga.

Gimana, Perseners? Semoga lo udah semakin paham dengan tipe love language menerima hadiah, ya. Kalau lo sendiri masih bingung dengan love language diri sendiri atau orang terdekat, coba ikuti Tes Love Language dari Satu Persen ini.

Apabila lo butuh pendapat dari orang lain, boleh banget ikutan mentoring online di Satu Persen. Dengan para mentor berpengalaman, lo bisa semakin paham dengan tipe love language ini. Terlebih, ada berbagai resources yang siap memandu proses pembelajaran lo. Mulai dari worksheet, tes kepribadian, dan lain sebagainya.

CTA-Blog-Konseling-1

Kalau kalian pengin belajar love language lebih lanjut, coba dengar episode podcast Satu Persen berikut. Nanti kalian bisa paham soal love language demi menjalin hubungan asmara yang lebih romantis dan harmonis. Langsung klik link di bawah ini, ya!

Akhir kata, hopefully lo bisa memaksimalkan love language ini bareng orang terdekat. Semoga artikel ini bermanfaat buat lo, ya. Sampai ketemu di artikel berikutnya!

Referensi:

Gonsalves, K. (2021). What It Really Means to Have Gifts As Your Love Language. Mindbodygreen.com. https://www.mindbodygreen.com/articles/gifts-love-language

Benninger, M. (2019). Know Your Love Language: Learn to Speak “Receiving Gifts”. Blinkist.com. https://www.blinkist.com/magazine/posts/love-language-speak-gifts

Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.