Socially Awkward, Pribadi Canggung yang Bikin Sulit Bersosialisasi

Pemahaman Diri
Afifah Iftah Nurul Isnaini
14 Feb 2022
perilaku socially awkward
Satu Persen - Socially Awkward

Halo, Perseners! Balik lagi sama aku, Fifi, Part-time Blog Writer di Satu Persen.

Perseners, kayaknya hampir tiap orang pernah ngerasa canggung pas lagi ketemu sama banyak orang baru, ya? Ngerasa canggung dan takut kalo gak nyambung obrolannya. Biasanya itu terjadi kalau kita belum kenal dan belum terbiasa sama lingkungan tersebut. Tapi, gimana kalo ngerasa canggung, bahkan sama orang-orang yang udah kenal sekalipun?

Ada lho orang yang masih ngerasa canggung, meski ada di lingkungan yang udah dikenal. Bahkan, ngobrol sama teman aja masih suka takut dan kikuk. Terlebih, hingga dia deg-degan tiap mau ketemu banyak orang. Nah, ilmu psikologi menyebut sifat ini dengan nama socially awkward alias kecanggungan sosial.

Buat kalian yang mau tahu lebih dalam tentang perilaku socially awkward ini, baca sampai selesai, ya.

socially awkward
Cr. Freepik.com

Apa Itu Socially Awkward?

Socially awkward adalah kondisi canggung atau malu ketika harus berinteraksi dengan orang lain atau berada di lingkungan yang ramai. Perasaan ini membuat kesulitan dalam membangun komunikasi dengan lawan bicara. Bahkan, tidak jarang justru rasa canggung ini menimbulkan reaksi yang berlebihan atau tidak wajar. Hal ini, mungkin akan membuat lawan bicara jadi kurang nyaman.

Selain itu, socially awkward tidak sama dengan kepribadian introvert. Introvert cenderung nyaman dengan diri sendiri dan cenderung cepat lelah jika berada di keramaian. Akan tetapi, seorang introvert masih bisa menjalani pergaulan dengan baik.

Sementara, socially awkward cenderung menghindari keramaian atau interaksi dengan orang lain karena mereka takut melakukan sesuatu yang memalukan. Meskipun sama seperti introvert yang nyaman dengan diri sendiri, socially awkward punya karakteristik yang berbeda jauh dari introvert.

Baca juga: Social Anxiety, Introvert & Shyness, Ketahui Perbedaannya!

Ciri-Ciri Socially Awkward

ciri-ciri socially awkward
Cr. Ahseeit

1.Tidak nyaman berada di lingkungan ramai

Umumnya orang yang mengalami socially awkward tidak nyaman berada di lingkungan ramai karena harus melakukan interaksi. Mereka kesulitan untuk membangun interaksi yang nyaman, seperti melakukan kontak mata. Fokus pembicaraan atau kontak mata pada lawan bicara bisa membuat diri sendiri sangat lelah. Bahkan, saking fokusnya untuk membuat kontak mata, mereka bisa jadi linglung dengan pembicaraan yang berlangsung.

2. Suka membicarakan topik yang umum

Ketika membangun sebuah pembicaraan, mereka lebih suka membicarakan topik yang umum diketahui banyak orang. Membicarakan masalah spesifik, apalagi masalah pribadi lawan bicara, bisa membuat mereka bingung harus bereaksi seperti apa. Jadi, sebisa mungkin mereka akan membawa lawan bicara untuk membicarakan topik-topik umum selama percakapan.

3. Cari kesibukan supaya tidak diajak bicara

Untuk menghindari orang lain mengajak bicara, biasanya mereka berpura-pura main handphone atau memakai headset. Dua benda itu bisa jadi penyelamat untuk menghindar dari “kewajiban” melakukan interaksi. Daripada harus berinteraksi secara real, mereka cenderung lebih mudah membangun interaksi secara online. Pasalnya, ini tidak perlu menunjukkan bahasa tubuh atau ekspresi wajah.

4. Membandingkan diri dengan orang lain

Orang yang mengalami kondisi socially awkward juga sangat sering membandingkan diri dengan orang lain dalam aspek sosial. Akibatnya, mereka kerap merasa bersalah ketika mengucapkan hal yang kurang dipahami orang lain. Bahkan, mereka mungkin sering berpikir kalo dirinya sendiri kurang nyambung dalam percakapan.

Kabar baiknya, perilaku  socially awkward ini tidak dianggap sebagai gangguan kesehatan mental. Kondisi ini juga bukan merupakan kepribadian atau bawaan lahir. Jadi, ketika seorang mengalaminya, tentu karena ada faktor yang menjadi penyebabnya.

Faktor Penyebab Socially Awkward

1.Pengalaman masa lalu

pengalaman masa lalu
Cr. Memes

Socially awkward bisa dipengaruhi oleh pengalaman traumatik. Misalnya, pengalaman dipermalukan di depan umum atau menerima respon lingkungan sekitar yang berlebihan ketika melakukan kesalahan kecil.

Selain itu, socially awkward bisa juga disebabkan perasaan kecewa terhadap lingkungan. Ketika sudah melakukan banyak hal, tapi tidak mendapat respon atau tanggapan yang positif. Pada akhirnya, mereka mungkin akan merasa tidak dianggap dan kapok untuk melakukan interaksi.

2. Penggunaan teknologi

Terlalu sering melakukan interaksi online ternyata bisa jadi faktor perilaku socially awkward. Ketika berbincang secara online, orang-orang tidak perlu memerhatikan gestur maupun pandangan mata.

Melansir dari website Verywell Mind, aktivitas online yang meningkat selama pandemi covid-19 memengaruhi kesiapan orang-orang untuk berinteraksi secara real. Tidak sedikit pula yang mengalami kecanggungan sosial, karena kebiasaan melakukan interaksi jarak jauh selama pandemi.

3. Gangguan kecemasan

Seseorang yang memiliki gangguan kecemasan berpotensi mengalami kondisi socially awkward. Hal ini bisa terjadi karena otak pada penderita gangguan kecemasan bereaksi dengan cepat pada situasi yang tidak menyenangkan. Akibatnya, orang tersebut tidak bisa memikirkan tindakannya secara logis.

4. Pola asuh

Socially awkward juga bisa disebabkan oleh pola asuh yang negatif. Contohnya, orangtua yang selalu mendikte anak, terlalu mengontrol, dan jarang menunjukkan kasih sayang. Semua aspek ini dapat berdampak pada kepercayaan diri anak.

Jika anak tumbuh dengan perasaan tidak aman dan nyaman dalam keluarga, maka kemungkinan besar akan kesulitan dalam membangun relasi sosial yang lebih luas.

Meski begitu, socially awkward ini cukup menarik, karena tidak sepenuhnya dianggap negatif. Artinya, ada kelebihan yang dimiliki oleh mereka yang mengalami kecanggungan sosial.

Baca Juga: Social Skill: Tips Agar Lebih Mudah Berteman

Tips Mengatasi Socially Awkward

tips mengatasi socially awkward
Cr. Pinterest

1.Kurangi menghindar situasi canggung

Jika terus menghindar dari ketakutan, maka tidak akan pernah bisa menemukan solusi yang tepat. Terus menerus menghindar bisa memperpanjang perasaan takut. Coba mulai amati perilaku orang lain dalam berinteraksi untuk mendapatkan gambaran cara melakukan percakapan.

2. Jadi pendengar yang baik

Jika ingin diterima dan dihormati orang lain, penting banget buat menghormati orang lain juga. Salah satu caranya adalah menjadi pendengar yang baik saat sedang berbicara. Dengan mendengarkan, juga bisa sekaligus belajar bagaimana orang-orang berusaha membangun interaksi yang baik.

3. Nikmati prosesnya

Ketika akan pergi ke sebuah acara, mungkin yang akan terbayangkan pertama kali adalah situasi disana, orang-orang yang akan ditemui, atau juga memikirkan apa yang bisa jadi bahan obrolan. Nah, daripada kepikiran apakah akan melakukan suatu hal yang memalukan atau apakah obrolan yang dibangun akan cocok, lebih baik berusaha rileks dan menikmati acara.

Yuk Atasi Perilaku Socially Awkward Bareng Mentor Satu Persen!

Tapi, untuk orang yang punya gangguan kecemasan, mungkin beberapa tips di atas sulit untuk dilakukan. Karena, gangguan kecemasan tidak mudah diatasi sendiri, aku saranin buat kamu yang mengalami ini untuk mencari bantuan profesional. Salah satu yang bisa kamu lakukan adalah melakukan sesi mentoring di Satu Persen.

CTA-Blog-Mentoring-5-5

Meski ada sisi positifnya, socially awkward bisa membuat seseorang merasa kesepian, lho. Nah, kalo kamu penasaran sama tingkat rasa kesepianmu, kamu bisa coba tes ini secara gratis.

Kalo kamu masih pengen tahu tips supaya bisa bergaul sama siapapun dengan nyaman, kamu bisa belajar dari video Youtube Satu Persen ini, ya.

Akhir kata, terima kasih banyak udah meluangkan waktu buat belajar bareng aku. Sampai jumpa di tulisan-tulisanku berikutnya, ya.

Referensi:

Cuncic, A. 2021. How To Cope With Social Awkwardness After Covid-19. Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/how-to-cope-with-social-awkwardness-after-covid-19-5180279

Morin, A. A Psychologist Explains Why Being Socially Awkward Is Actually Advantage. Inc. https://www.inc.com/amy-morin/3-reasons-being-socially-awkward-is-actually-awesome-according-to-a-psychologist.html

Pearson, E. 2020. This Is Why You’re Socially Awkward: A Complete Guide To Overcoming It. Medium. https://medium.com/successful-souls/combat-social-awkwardness-signs-studies-and-advice-ee75e0ed4434

Raypole, C. 2019. The Ups and Downs of Being Socially Awkward. Healthline. https://www.healthline.com/health/socially-awkward

Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.