Mengatasi Love Language yang Beda dengan Pasangan? Emang Bisa?

Hubungan
Fathur Rachman
4 Jan 2022
cara mengatasi love language berbeda dengan pasangan
Satu Persen - Mengatasi Love Language Berbeda dengan Pasangan

Hi, Perseners! How’s life?

Kenalin aku Fathur, Part-time Blog Writer di Satu Persen.

Pernah ngga kamu ngerasain kalau hubungan asmara yang sedang kamu jalani ini terasa membosankan? Lalu, kamu mencoba berbagai cara untuk bisa membuat pasanganmu tetap merasakan kehangatan ketika sedang bersama.

Tapi, di setiap hal romantis yang kamu berikan kepada pasanganmu rasanya selalu kurang cukup. Bahkan kamu sampai mengira hubungan saat ini hanya sia-sia dan membuang banyak energi yang kamu punya.

love language berbeda
Sumber: twitter.com

Nah, mungkin salah satu alasan terjadinya hubungan yang membosankan ini bisa jadi karena kamu ngga mengenal love language atau bahasa cinta pasanganmu. Kian hari love language telah dijadikan syarat agar hubungan bisa langgeng. Sampai banyak orang sering bilang, “Love me through my love language” alias cintailah seseorang melalui love language-nya.

Tapi, pertanyaannya. Kalau setiap manusia memiliki love language-nya masing-masing. Apakah pasangan yang memiliki perbedaan love language itu bisa bersatu bersama?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, aku saranin Perseners nonton video di YouTube Satu Persen tentang memahami pasangan idealmu. Video ini bakal ngebantu kamu agar bisa mengenal lebih pasanganmu lebih jauh.

YouTube Satu Persen - Mengenal Bahasa Cinta

Apa Arti dari Pasangan yang Memiliki Love Language Berbeda?

Love language atau bahasa cinta adalah cara kamu untuk bisa mengetahui perasaan dalam menerima dan mengekspresikan rasa cintamu dalam sebuah hubungan.

Kalau menurut Dr. Gary Chapman, kebutuhan emosional yang paling mendasar adalah kasih sayang. Maka dari itu, Ia mencoba untuk membuat lima jenis love language, yaitu words of affirmation, quality time, physical touch, acts of service, dan receiving gifts.

Nah, banyak bukan? Kalau kamu yang mana, Perseners? Aku yakin kamu dan pasanganmu memiliki satu di antaranya. Tapi, bagaimana kalau kamu memiliki love language yang berbeda dengan pasanganmu?

Love language yang berbeda tentu bisa ngebuat kamu ngga nyaman karena sulit memahami satu sama lain. Atau mungkin malah menjadi pelengkap satu sama lain karena kamu bisa lebih memahami pasanganmu.

Contohnya, ketika misalnya kamu memiliki love language berupa word of affirmation, yang sangat senang kalau pasanganmu memuji apa yang aku telah lakukan. Sementara, pasanganmu sendiri ternyata memiliki love language berbentuk physical touch yang perlu saling berbenturan fisik satu sama lain.

Kalau kasusnya seperti cerita tadi, maka tentu hal itu bakal ngebuat kamu ngga nyaman. Karena kamu harus memaksakan dirimu melakukan kebiasaan love language yang pasanganmu harapkan. Terus gimana, sih, cara untuk mengkomunikasikan perihal love language ini agar kalian saling sama-sama enak?

Baca Juga: Gimana Cara PDKT yang Benar? (Mengenal Prinsip Mindful Dating)

Bagaimana Cara Mengatasi Love Language yang Berbeda dengan Pasangan?

cara mengatasi love language berbeda dengan pasangan
Sumber: pinterest.com

Ada pepatah yang bilang di setiap kesulitan, pasti ada jalan keluarnya. Begitu juga dengan permasalahan love language yang berbeda. Berikut tips mengatasi love language yang berbeda dengan pasanganmu.

1. Mengenali diri kamu sendiri

Kita semua harus tumbuh sebagai orang yang mengenali tentang dirinya masing-masing. Begitu pula dengan bahasa cinta yang kamu punya. Kamu harus mengetahuinya sebelum kamu memahami love language pasanganmu. Hal ini dibutuhkan agar kamu semakin mengenal diri kamu sebenarnya itu seperti apa dan ingin diperlakukan bagaimana?

Alhasil, kamu akan lebih leluasa untuk bisa mengomunikasikan apa yang kamu butuhkan kepada pasanganmu. Terutama ketika terjadi kesalahpahaman. Selain itu, manfaat yang bisa diambil adalah  adalah pasanganmu ngga usah lagi menebak-nebak apa yang kamu inginkan.

2. Belajar berkompromi dan menghargai

Apakah kamu telah mengetahui love language pasanganmu? Kalau udah, yang selanjutnya kamu harus lakukan adalah dengan menghargai perbedaan tersebut. Dengan begitu, kamu dan kekasih bisa lebih mudah untuk berdamai dan dimudahkan ketika terdapat kekurangan dalam berhubungan.

Meskipun di satu sisi manusia berubah seiring waktunya. Tapi, kamu juga harus ingat kalau love language yang dimiliki setiap orang cenderung memiliki satu atau dua love language yang dominan. Pasalnya, setiap orang sudah membawa bahasa cintanya sendiri mulai dari awal berhubungan denganmu.

Tapi tenang, Perseners! Solusi yang bisa kamu ambil adalah dengan menyadari lebih awal untuk mengetahui apa yang pasanganmu suka. Ingat, ngga ada kata terlambat untuk mengetahui sesuatu yang belum diketahui. Aku yakin dengan hal ini, Perseners pasti bisa terbantu untuk menjalin hubungan yang romantis kedepannya.

3. Mengetahui apa yang harus dilakukan dan dihindari

Setiap love language memiliki ciri khas yang berbeda. Maka, selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah dengan mengetahui bagaimana cara memperlakukan pasanganmu. Caranya, sesimpel kamu mengetahui hal apa yang harus dicoba dan hindari ketika kamu ingin membahagiakan pasanganmu.

Misalnya, kalau pasanganmu memiliki love language berupa acts of service. Hal yang disarankan untuk kamu adalah dengan mencoba memberikan sesuatu perlakuan ketimbang menceritakannya. Sedangkan, di satu sisi kamu harus menghindari penolakan ketika pasanganmu meminta bantuanmu. Begitu juga dengan keempat love language lainnya.

Terakhir, saranku adalah kamu harus memiliki banyak referensi tentang love language dari pasanganmu, Perseners! Dengan begitu, kamu akan terbiasa dengan perbedaan tersebut. Selain itu, kamu juga bisa membuat pasanganmu merasa lebih penting dan dicintai di dalam kehidupannya.

4. Diskusikan kebutuhan kamu dengan pasangan

Perseners pasti udah tau kalau cinta saja itu ngga akan cukup untuk mempertahankan hubungan, bukan? Kebutuhan lain seperti hal kecil sampai besar pun perlu kamu sediakan untuk pasanganmu. Untuk bisa mengetahui kebutuhan pasanganmu, kamu harus mulai membuka diskusi mengenai komitmen dan kebutuhan satu sama lain.

Dalam hal ini, kamu harus menurunkan rasa egomu agar kamu mendapatkan win-win solution dari hasil obrolanmu. Hal ini juga terkesan lebih baik ketimbang harus terlebih dahulu menunggu pasanganmu marah dan baru bilang kebutuhannya di akhir konflik.

Selain itu, tips lainnya adalah dengan sekadar menanyakan pertanyaan seperti “Apakah kamu butuh sesuatu?” kepada pasanganmu setiap hari. Hal ini adalah cara yang tepat untuk semua love language ketika kamu bingung tentang apa yang dibutuhkan pasanganmu. Selain itu, hal ini menandakan bahwa kamu selalu ada di setiap hari-harinya.

5. Konsisten dan punya niat memahami pasangan

Kesalahan dalam hubungan pastinya akan selalu ada. Begitu juga ketika kamu salah memahami love language pasangan kamu. Alhasil, pasangan kamu jadi bete karena ngga mengerti apa yang dibutuhkannya pada saat tertentu.

Tentu ngga mudah untuk membahagiakan orang lain dengan cara love language yang bukan kamu banget, bukan? Tapi, kalau kamu memiliki niatan untuk coba memahami gaya baru dari bahasa cintamu, maka kamu bisa lebih memperdalam perasaan apa yang diinginkan pasanganmu.

Ngga ada salahnya, kok, untuk mencoba, Perseners! Tapi, niatan itu juga perlu tetap dibarengi konsistensi agar kamu dapat terbiasa dengan gaya hubungan pasanganmu. Selain itu, konsistensi juga akan memudahkan kamu untuk mendapatkan pola cara mengomunikasikannya.

Kenapa Kita Masih Sulit Mempraktikkannya?

cara mengatasi love language berbeda dengan pasangan
Sumber: twitter.com

Banyak hal yang bisa membuat berbagai tips di atas itu menjadi kegagalan ketika dilaksanakan. Misalnya, kamu belum memiliki niatan untuk berubah. Hal ini berpotensi membuat pasanganmu susah untuk merasa dicintai sepenuhnya.

Tapi, yang paling penting dalam hal ini adalah pemahaman akan love language itu sendiri. Maka dari itu, kamu harus mengerti love language seperti apa kamu dan pasanganmu.

Nah, kalau kamu kesulitan, kamu bisa dibantu langsung coba Tes Online Love Language dari Satu Persen. Di tes ini, kamu cukup mengerjakan 10 soal yang nantinya bakal menunjukkan penjelasan tentang bagaimana kamu dan pasanganmu ingin dicintai.

Dan kalau ternyata kamu masih aja kesulitan buat memahami pasanganmu, kamu bisa coba layanan mentoring dari Satu Persen. Di layanan mentoring ini, kamu bisa berkonsultasi secara langsung dengan mentor yang berpengalaman. Dan nantinya, mereka bakal membantumu buat memahami pasanganmu dengan lebih tepat dan efektif.

Kamu bisa langsung klik banner di bawah ini untuk mencari tau lebih lanjut tentang layanan mentoring ini ya, Perseners!

CTA-Blog-Konseling-3

Akhir kata, aku Fathur dari Satu Persen mengucapkan selamat menjalani #HidupSeutuhnya!

Referensi:

lane, K. (2019). Here’s What To Do If You & Your Partner Have Different Love Languages. Elitedaily.Com. https://www.elitedaily.com/dating/different-love-languages-in-relationship

Gordon, S. (2021). What Are the Five Love Languages? Verywellmind.Com. https://www.verywellmind.com/can-the-five-love-languages-help-your-relationship-4783538

Pace, R. (2021). 10 Things to Do When Couple Have Different Love Languages. Marriage.Com. https://www.marriage.com/advice/love/different-love-languages/

Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.