IKIGAI: Konsep Hidup Bahagia dan Cara Mencapainya

IKIGAI Konsep Hidup Bahagia
Sumber Gambar: DNK.id

Rutinitas orang-orang untuk dapat hidup bahagia bermacam-macam. Mungkin, ada beberapa dari mereka yang lagi fokus ngejar cita-cita, atau ada juga yang mungkin lagi ngejalanin suatu hal yang udah lo capai. Tapi, apakah yang mereka jalani itu benar-benar dapat membuat hidup bahagia? Apakah rutinitas yang dijalani sudah memenuhi konsep IKIGAI?

Dari berbagai rutinitas yang lo jalani, mungkin ada beberapa dari lo ada yang merasa jenuh.  Mungkin lo mulai mempertanyakan “buat apa ya gue ngejalanin semua ini?”, “apa yang bakal gue lakuin setelah semua hal yang gue impikan tercapai?”, dan “sebenarnya apa sih yang pengen gue capai dalam hidup ini?”  Alhasil, liburan pun jadi suatu hal yang selalu lo tunggu-tunggu. 

Banyak pula cara seseorang buat ngelepas jenuh tersebut. Di akhir pekan, mungkin sebagian dari lo ada yang ngabisin waktu sama keluarga, teman-teman, pacar bagi yang punya hehe, atau mungkin pergi ke tempat kopi buat me time. Dan besok seninnya ketemu lagi deh sama rutinitas lo.

Nah kalo lo mengalami hal yang sama kayak yang gue sebutin sebelumnya, ada lho prinsip hidup bahagia yang ngebantu lo biar gak jenuh menghadapi rutinitas sehari-hari. Nah, nama prinsipnya adalah IKIGAI. Penasaran? Yuk simak tulisan gue sampe abis buat menjawab rasa jenuh lo!

Apa sih IKIGAI itu?

Ngomongin soal IKIGAI sendiri, prinsip ini diambil dari Bahasa Jepang yang berarti “alasan untuk hidup”. Secara filosofis, IKIGAI adalah sebuah prinsip yang membantu hidup lo lebih bermakna, bermanfaat, dan seimbang guna meraih makna dan kebahagiaan sejati dalam hidup lo. Bisa dibilang IKIGAI suatu cara buat lo lebih termotivasi buat ngelakuin hal yang lo jalanin dan membantu lo nemuin makna dari hal tersebut. 

Memang sih ada banyak filosofi hidup bahagia buat ngebantu lo nyari makna hidup selain IKIGAI. Nah, berbagai filosofi tersebut, kenapa sih IKIGAI bisa jadi salah satu opsi buat lo yang lagi nyari makna hidup? Kenapa gak yang lain aja?

Selain ngebantu lo buat nyari makna hidup, ternyata IKIGAI memiliki dampak lain buat diri kita lho! Saat lo berhasil ngejalanin prinsip hidup IKIGAI, lo akan menjadi pribadi yang lebih produktif dalam kesehariannya. Kok bisa gitu? Karena orang dengan prinsip IKIGAI udah nemuin makna hidup yang ia punya yang akhirnya berdampak dengan meningkatnya motivasi dalam mengerjakan suatu hal.

Alhasil, pekerjaan mereka akan lebih efisien dan cepat selesai (Mitsuhashi, 2017). IKIGAI juga membuat seseorang memiliki etos kerja yang baik. Karena mereka meyakini bahwa pekerjaan yang mereka lakukan memiliki dampak yang baik untuk orang lain (Mitsuhashi, 2017).

IKIGAI juga berpengaruh pada kesehatan kita lho, baik fisik dan mental. Orang yang ngejalanin prinsip hidup IKIGAI punya resiko terkena penyakit jantung yang lebih rendah (Yasukawa dkk., 2018; Sone dkk., 2008). Menurut Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang, Negeri Samurai tersebut jadi salah satu negara dengan angka harapan hidup tertinggi di dunia lho! Rinciannya 87 tahun untuk wanita dan 81 untuk pria.

Ada seorang penulis buku tentang pelajaran hidup lebih panjang bernama Dan Buettner. Ia berkata terdapat pulau di Jepang bernama Okinawa yang memiliki angka harapan hidup yang tinggi. Selain pola makan yang sehat, IKIGAI juga menjadi salah satu faktornya lho!

Dengan menjalani prinsip IKIGAI, lo bisa belajar memahami apa saja yang membuat hidup seseorang menjadi lebih layak dijalani di berbagai kebudayaan. Dari situ, IKIGAI bisa dibilang sebagai prinsip yang punya hasrat yang sehat oleh para psikolog positif (Vallerand, 2008). Percaya atau enggak, hal udah gue sebutin tadi terbukti bermanfaat lho lewat hasil penelitian yang ada!

Menemukan IKIGAI

Nah setelah denger beberapa manfaat dari IKIGAI, mungkin beberapa dari lo ada yang tertarik buat nyobain prinsip hidup bahagia satu ini. Tapi sebenernya gimana sih cara ngejalanin IKIGAI ini? Ribet gak sih? Sebelum gue ngebahas lebih lanjut tentang hal tersebut, lo perlu menjawab dan menyeimbangkan empat aspek dibawah ini:

  1. Apakah lo udah mengerjakan hal yang lo sukai dan cintai?
  2. Apakah lo udah mengerjakan hal yang lo kuasai?
  3. Apakah lo udah mengerjakan hal yang bermanfaat bagi banyak orang?
  4. Apakah lo udah mengerjakan hal dengan bayaran yang sesuai?

Dari empat aspek tersebut, terbentuklah diagram kayak begini:

IKIGAI Konsep Hidup Bahagia

Nah, dari empat aspek IKIGAI tersebut terbentuk beberapa irisan yang berupa fase-fase 

  1. Mission

Irisan pertama ini diartikan ketika lo berada dalam fase ngelakuin suatu hal yang lo suka dan hal tersebut bermanfaat bagi orang lain. Nah, tapi disini lo gak ngelakuin hal yang lo kuasai dan gak dapet bayaran yang sesuai sama apa yang udah lo lakuin. 

Misalnya, lo jadi relawan buat turun langsung ke daerah yang kena musibah bencana alam. Nah, disini lo ngelakuin hal yang suka dan bermanfaat buat banyak orang. Karena mungkin dengan hal tersebut, lo bisa menemukan sumber kesenangan bagi diri lo. Tapi yaa, lo gak dibayar di irisan pertama ini.

2. Vocation 

Nah kalo irisan yang ini lo berada dalam fase ngelakuin sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dan lo dibayar buat ngelakuin hal tersebut. Bedanya sama yang pertama, disini lo ngelakuin hal yang lo gak sukai sebenarnya. Dan lo gak menguasai bidang tersebut.

Contohnya, lo diminta orang tua lo kerja di kantor mereka. Disini tentu lo melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orangtua lo. Dan lo dibayar buat melakukan tersebut. Nah, tapi disini mungkin lo mengerjakan sesuatu yang lo gak sukai dan kuasai. Karena mungkin lo cuma pengen membantu dan menyenangkan hati mereka aja.

3. Profession

Di irisan ketiga ini lo ngelakuin hal yang lo kuasai, dan lo dibayar untuk ngelakuin hal tersebut. Tapi disini lo melakukan sesuatu yang gak lo sukai. Dan mungkin kurang memberi manfaat bagi orang lain.

Seperti misalnya lo bekerja di perusahaan X yang bergerak dibidang IT. Lo mungkin menguasai pekerjaan dibidang tersebut. Dan tentu lo dibayar buat melakukan hal tersebut. Tapi lo sebetulnya gak menyukai bidang tersebut karena terpaksa buat menyambung hidup. Ditambah setelah dipikir-pikir, pekerjaan lo ini gak membawa manfaat luas bagi orang lain.

4. Passion 

Irisan terakhir ini lo dalam fase ngelakuin hal yang lo suka dan kuasai. Nah disini lo bener-bener ngelakuin apa yang sebetulnya lo pengen. Tapi mungkin lo gak mendapatkan bayaran yang sesuai. Dan pekerjaan lo ini dirasa kurang memberi manfaat bagi orang lain.

Contohnya, lo suka main musik. Dan lo bisa merasa udah ahli banget di bidang permusikan. Tapi setelah dipikir lebih lanjut, pekerjaan lo ini gak bisa menghasilkan banyak uang buat lo makan sehari-hari. Ditambah lagi lo merasa pekerjaan lo ini kurang memberi manfaat bagi orang sekitar lo.

Gue bakal kasih contoh tentang fase dari irisan tersebut biar lo gak bingung. Misalnya lo seneng banget tuh main bola. Lo kalo pas main bola pasti nge golin mulu, udah kayak Ronaldo lah katakan, dan lo merasa kemampuan lo ini dibandingin sama yang lain bisa dibilang diatas rata-rata. Nah, hal inilah yang membuat lo berada di fase passion dimana lo ngejalanin sesuatu yang lo suka dan ahli di bidang tersebut.

Nah setelah lo ngobrol sama orang-orang terdekat lo, passion main bola lo ini ternyata belum bermanfaat buat orang lain nih. Ditambah lagi secara finansial pekerjaan jadi pemain bola gak terlalu terjamin karena mungkin pekerjaan ini masih belum jadi prospek yang ngejanjiin di negara ini. Alhasil, lo jadi gak bisa menyambung hidup dari passion lo ini.

Setelah dipikir-pikir lagi selain prospek yang kurang menjanjikan, passion lo ini ternyata kurang punya makna yang lebih dalam hidup lo walaupun mungkin lo ngerasa jago banget main bola. Kenapa? Karena lo disini cuma memenuhi keinginan lo doang tapi gak ngasih makna buat orang lain dari passion lo ini.

Nah, dari contoh tersebut bisa dibilang penting bagi lo untuk memenuhi keempat aspek IKIGAI tersebut. Kenapa? Karena biar lo tau makna dari suatu hal yang lagi lo kerjain.

Cara Mencapai Keempat Aspek IKIGAI Tersebut

Mungkin bakal muncul pertanyaan dari lo yang baca blog ini, “gimana ya caranya biar tau makna dari hal yang gue lakuin?”. Nah, gue bakal berbagi cara buat lo yang masih bingung tentang hal tersebut. Ada empat tips yang bisa ngebantu lo buat mencapai keempat aspek IKIGAI yang udah di jelasin sebelumnya (Gill, 2017). 

  1. Temukan Suatu Tujuan Yang Berarti dan Lo Yakini

Aspek pertama dalam mencapai IKIGAI sangat penting buat lo menemukan tujuan dari setiap hal yang dilakuin. Kenapa penting? Supaya lo jadi termotivasi untuk mencapai tujuan yang lo inginkan. Tentunya ada berbagai cara yang dilakukan seseorang buat nemuin tujuannya seperti: pengalaman positif atau negatif yang ia punya, refleksi diri, atau tekad kuat buat ngelakuin perubahan. Nah, lo juga bisa tanyain beberapa hal ini sama diri lo sendiri buat nemuin tujuan lo:

  • Hal apa sih yang membuat gue termotivasi?
  • Nilai apa sih yang gue punya? Dan kira-kira hal apa aja sih yang sejalan sama nilai gue tersebut?
  • Lingkungan kayak gimana sih yang ngebantu mencapai tujuan gue?

Mungkin gak dalam waktu satu malam buat lo bisa menjawab pertanyaan tersebut. Dan it’s okay.  Percayalah bukan urusan lo buat segera menjawab itu. Supaya lo bisa tau kayak apa pola dan tujuan hidup yang lo pengen untuk kedepannya. Santai aja dan coba jalani prosesnya!

IKIGAI Konsep Hidup Bahagia
Sumber Gambar: wisdomquoteandstories.com

2. Yuk Berhenti Kebanyakan Mikir! Mulailah Ngelakuin Sesuatu!

Aspek ini juga penting untuk mencapai IKIGAI. Setelah lo merefleksikan jawaban dari pertanyaan di bagian sebelumnya, mulailah sesuatu yang sekiranya bisa lo lakuin, entah dibidang olahraga, seni, teknologi, dsb. Kalo lo masih gak yakin buat mulai pilihan lo, inget aja “mulai aja dulu”, pelan-pelan lo pasti bakal nemuin kok mana yang pas buat lo jalanin.

Lo tau Mark Zuckerberg kan? Nah, dia mengawali perusahaan facebook nya di umur 19 tahun lho! Selain itu ada Charles Flint memulai bisnis IBM (perusahaan IT) di umur 61 tahun. Tuh, mereka merupakan contoh orang yang berani mencoba hal baru. Jadi, gak ada kata kecepatan dan terlambat buat memulai sesuatu bukan?

IKIGAI Konsep Hidup Bahagia
Sumber Gambar: thubajazil.wordpress.com


3. Cobalah Ngobrol dengan Orang Yang Punya Passion Sama Kayak Lo

Untuk memenuhi aspek IKIGAI yang ketiga, lo bisa banget ngobrol sama orang-orang yang punya passion dan ketertarikan yang sama kayak lo. Dengan begitu lo bisa belajar dari pengalaman yang pernah mereka alamin seputar passion lo. Harapannya, lo bisa memperluas pandangan dan mengembangkan passion yang lo punya.

Misalnya, lo punya passion di bidang musik. Nah, lo bisa banget buat gabung sama komunitas musik yang lo suka. Disana, lo bakal ketemu banyak orang-orang yang punya ketertarikan sama kayak lo. Dengan begitu, lo bisa belajar buat ningkatin kemampuan serta pengetahuan lo di bidang tersebut.

Belajar Dari Orang Lain
Sumber Gambar: listennotes.com

4. Terakhir, Sadar Kalo Rintangan Suatu Hal Yang Wajar

Dalam proses mencapai IKIGAI, pastinya butuh proses yang tidak sebentar dan tekad yang kuat buat mencapainya. Nah, dalam proses tersebut rintangan merupakan suatu hal yang gak bisa dihindari. Penting bagi diri lo buat menyadari bahwa rintangan merupakan suatu hal yang wajar, dan percayalah bahwa hal tersebut merupakan bagian dari proses lo untuk mencapai tujuan atau IKIGAI lo.

Bagi lo yang mungkin pengen belajar lebih lanjut tentang gimana caranya mensyukuri keadaan dalam proses mencapai sesuatu, bisa banget buat nonton video satupersen yang berjudul Filosofi Stoicism: Belajar Menjadi Manusia (Filosofi Teras).

Tantangan Hidup
Sumber Gambar: psychologytoday.com

Penting buat lo yang ingin belajar menemukan IKIGAI buat percaya pada proses yang lo jalanin. Dan ingat bahwa IKIGAI merupakan salah satu dari berbagai cara buat lo menemukan makna dan tujuan hidup lo. Jadi, semua tergantung lo sendiri buat milih prinsip hidup bahagia mana yang sekiranya cocok buat menemukan makna hidup lo.

Kalo lo butuh bantuan buat mengetahui minat bakat lo, ini wajar banget, gak usah cemas, lo bisa ikut online mentoring Satu Persen. Kita menyediakan beberapa paket, mulai dari sesi 30 menit sampai bundling. Di dalamnya juga ada psikotes yang bakal ngasih tahu kepribadian dan minat-bakat lo. Lo bisa ikut online mentoring dengan nge klik link yang udah gua taro di deskripsi.

Jangan lupa buat terus pantengin info lewat follow instagram Satu Persen di @satupersenofficial. Tonton video Satu Persen tentang “Prinsip Hidup Lebih Bermakna (Hidup Lebih Bermakna)”di YouTube dan dengerin podcast Satu Persen Audio tentang “Tujuan Hidupmu”! Jangan lupa buat like, comment, dan subscribe channel youtube Satu-Persen Indonesian Life School! Gue harap lewat membaca blog ini ini bisa membuat lo berkembang menjadi lebih baik, seenggaknya Satu Persen setiap harinya. Gua Fathan dari Satu Persen, thanks!

Referensi

Mitsuhashi, Y. (2017). Ikigai: A Japanese concept to improve work and life. Retrieved 14 January 2020, from https://www.bbc.com/worklife/article/20170807-ikigai-a-japanese-concept-to-improve-work-and-life

Gill, B. (2017). Discover Your Passion — Or ‘Ikigai’ — With 4 Simple Tips. Retrieved 14 January 2020, from https://www.forbes.com/sites/bhaligill/2017/09/29/discover-your-passion-or-ikigai-with-4-simple-tips/#320b39c053f7

Peterson, Christhopher (2008). Ikigai and Mortality. Retrieved 14 January 2020, from https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-good-life/200809/ikigai-and-mortality

5 thoughts on “IKIGAI: Konsep Hidup Bahagia dan Cara Mencapainya”

  1. Setelah gua baca, pikiran gua langsung oppen minded lah, awalnya gua enggak percaya sama apa yang guealakuin saat ini untuk hidup kedepannya, pas gue baca ini gua langsung percaya apa yang gua lakuin pasti berbuah hasil.

  2. Pingback: Bahagia Itu Walaupun, Bukan Kalau - Tulisan Sekar Langit

  3. Pingback: 7 x 7 Pelajaran Hidup dan Aktivitas Keren Saat Merasa “Tidak Cocok” dengan Pekerjaan Sehari – Hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *