Sabda Malam

Bilik Sastra
Satu Persen
8 Mar 2021
puisi satu persen
puisi sabda malam

Zulmat malam mendekapku erat, keparat!
Memaksaku bersabda kembali akan puisi-puisi
Mengingat ayat-ayat suci kisah adorasi
Dengan suguhan segelas sumpah serapah

Pair jantungku ketika kubaca bait-bait tentangmu
Bumantara malam mendengarnya pun masygul hati
Bersama diksi-diksi yang telah lama mati
Kau telah abadi bersama pinar kirmizi

Berpendar bagai lazuardi di tengah caci maki
Paling berkilau di antara rasi-rasi
Asaku mengudara memintamu lahir kembali
Agar kau tahu jalan kisah kita seperti ini

Lalu dengan sengaja menghindari tragedi
Lantas dibuatmu aku dewana akan gemulai tubuhmu
Lembut suara dan belaianmu bak sarayu
Mabuk aku dalam ambu helaian rambutmu

Bajingan, aku berkhayal rupanya!
Tuhan maafkan bila aku ini banyak meminta

Tak usahlah kau simak dan tafsirkan
Bilamana takdir masih mengharuskanmu meninggalkan
Biarlah aku mati dalam jeratan angan dan ingatan
Tak usahlah kau pikirkan dan coba rasakan

Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.