Kenapa Kita Merasa Kesepian?

Kesehatan Mental
Ocky Jhon
8 Sep 2023

Selama menjalani kehidupan, siapa di sini yang pernah ngerasain kesepian? Atau jangan-jangan lo malah sering ngerasa kesepian selama hidup lo?

Tiap malam ngerasa sepi, sunyi, gak nyaman, hampa aja gitu rasanya bahkan buat menganggap kehadiran orang di sekeliling lo aja susah. Kayak sekarang gitu ya ketika lo udah masuk kamar, lo mau tidur, rasanya tuh ko sepi ya? Padahal tadi sore baru aja ketemu sama banyak orang.

Kesepian emang bisa dirasakan siapa aja, mau lo punya banyak temen gak punya banyak teman, semua bisa ngerasain kesepian. Mungkin kita bisa aja ngerasa kesepian saat kita dikelilingi banyak teman dan keluarga. Atau justru kita ngerasa kesepian saat kita ada di keramaian.

Kadang, kesepian ini hadir saat lo gak sendirian. Tapi kenapa orang bisa ngerasain kesepian padahal dia gak sendiri?

Well, di artikel kali ini gue akan kasih tahu lo apa penyebab kita merasa kesepian, dan gimana cara mengatasinya.

So baca artikel ini sampai habis biar lo dapat keseluruhan insightnya.

Lost Connection dari Johann Hari

Artikel ini ngebahas buku yang berjudul Lost Connection dari Johann Hari. Seperti yang udah pernah gue jelasin sebelumnya kalau buku ini ngebahas tentang 9 hal yang bisa bikin kita depresi. Beberapa diantaranya juga udah pernah gue bahas.

Dan kali ini gue akan bahas satu aspek penyebab depresi, yaitu “disconnection from others”. Maksudnya gimana? Aspek ini ngejelasin dimana seseorang ngerasa gak ‘termasuk’ ke dalam bagian suatu kelompok tertentu.

Misalnya ketika lo lagi ada di pesta temen lo yang rame dan meriah, lo malah ngerasa kayak “gue kok gak nyaman ya di sini, gue kok gak bisa nyatu ya sama orang-orang di sini, ngapain ya gue di sini”. Sampai akhirnya lo milih untuk menyendiri aja di pojokan.

Nah, ini yang bisa disebut loneliness atau kesepian. Ketika lo ngerasa sendiri dan ngerasa ke disconnect sama orang lain.

Loneliness atau kesepian ini juga bisa bikin lo ngerasa hampa, sendiri, bahkan sampai bikin lo ngerasa gak dinginkan. Sebenernya orang yang merasa kesepian ini cenderung menginginkan kontak dengan orang lain, tapi dia membentuk pikirannya kalau membangun hubungan dengan orang lain itu susah. Jadi bisa dibilang mereka punya mindset yang keliru.

Kayak yang udah gue di awal, ngerasa kesepian bisa terjadi kapan aja bahkan saat kita lagi ada di dekat banyak orang. Sesuai dengan pernyataan banyak ahli, ngerasa kesepian itu belum tentu karena orang ditinggal sendirian.

Justru kalau lo merasa sendirian padahal lo lagi gak sendiri, disitulah cara kesepian berperan dalam pikiran lo. Misalnya, lo anak baru di kantor mungkin lo akan merasa kesepian meskipun dikelilingi oleh teman sekantor lainnya.

Nah, dari contoh tadi perlu lo garis bawahi kalau kesepian itu beda dengan sendirian. Mungkin ada dari lo yang nyaman dengan kesendirian. Lo lebih suka kerja sendiri, jalan ke mall sendiri, makan di luar sendiri gitu misalnya.

Menurut Johann Hari, kesepian juga ada karena masalah mindset. Pikiran lo yang buat lo ngerasa sendirian, ngga ada yang nemenin atau yang ngebuat lo susah connect sama orang lain. Oleh sebab itu perasaan kesepian ini sifatnya juga personal, sehingga pengalaman kesepian setiap orang akan berbeda.

Mungkin kalau bisa gue gambarin secara umum kesepian adalah perasaan yang kita dapatkan ketika kebutuhan kita untuk penghargaan dari hubungan dan kontak sosial gak terpenuhi.

Contoh, ketika lo ada di suatu kelompok tertentu, mungkin lo sering ngerasa pendapat lo gak pernah didengerin. Atau ide lo gak pernah di apresiasi. Sampai akhirnya lo ngerasa kalau orang-orang itu gak menganggap lo ada.

So, kesimpulannya kalau lo ngerasa kesepian tapi lo gak sendirian, itu artinya lo lagi ke-disconnect sama orang disekitar lo. Dan kondisi ini mungkin bisa berdampak buruk buat diri lo.

Kesepian jadi masalah yang umum

Faktanya loneliness atau kesepian ini sudah menjadi masalah untuk beberapa negara. Seorang Neuroscientist, John Cacioppo kesepian juga bisa jadi penyebab stress dan depresi. Dia melakukan penelitian ini dengan mempelajari efek kesepian akut dalam penelitiannya pada tahun 1990-an.

Penelitian di Amerika sendiri, bilang kalau saat ini banyak orang yang gak punya teman dekat dan membuat mereka merasa kesepian. Bahkan di negara Inggris dan Jepang sampai menunjuk Menteri Kesepian buat menangani masalah ini.

Kesepian ini juga dapat memperparah situasi yang buruk karena membuat kita menarik diri dari orang lain, yang selanjutnya membuat kesepian itu menjadi semakin parah. Jadi kayak lingkaran setan aja gitu ya, lo kesepian bikin lo menarik diri dari lingkungan lo, abis itu makin bikin lo ngerasa kesepian. Muter aja disitu-situ terus.

Bahkan mereka dengan tingkat kesepian yang tinggi itu juga kemungkinan punya self-esteem yang rendah juga. Jadi makin banyak gitu masalahnya, belum lagi kalau lo punya self-esteem rendah nanti muncul lagi masalah baru. Wah pokoknya jadi banyak masalah gitu ya.

Nah biar hal buruk itu gak terjadi, kita butuh tau gimana cara mengatasi kesepian. Dan sekarang gue mau kasih tahu lo gimana caranya.

Dari wawancaranya Johann Hari menceritakan kisah seseorang yang punya gangguan kecemasan namanya Lisa. Untuk mengatasi gangguannya ini, Lisa disuruh gabung ke komunitas buat belajar berkebun.

Komunitasnya ini memang ngumpulin orang yang mau mulai dari 0 dan belajar untuk berkembang bersama. Dari komunitas berkebun ini mereka termasuk Lisa, mulai bisa membantu menyelesaikan masalahnya satu sama lain. Mereka jadi dekat juga satu sama lain, jadi punya koneksi dan akhirnya mereka gak merasakan kesepian lagi.

Nah cara yang sama juga bisa kita pakai untuk mengatasi kesepian. Misalnya kita bisa cari hobi baru, dari hobi lo itu bisa bangun komunitas bareng-bareng mungkin.

Kalau lo suka menanam lo bisa ikut komunitas menanam. Kalau lo suka melukis lo bisa ikut kelas melukis biar ketemu sama orang-orang yang suka melukis juga.

Karena kalau lo bangun komunitas atas dasar kesukaan yang sama biasanya punya kesempatan untuk buat bounding yang kuat juga. Lo jadi ngerasa lebih diterima. Lo juga bisa saling berbagi informasi terkait hobi lo.

Dan yang pasti dengan cara ini lo bisa mengurangi rasa kesepian lo dan membuat hidup lo lebih positif pastinya.

Mungkin hal-hal kayak gini jarang bahkan gak pernah di bahas di sekolah gitu ya. Waktu sekolah mungkin kita cuma disuruh buat gabung sama temen-temen. Tanpa dikasih tahu gimana caranya biar bisa terkoneksi sama orang lain. Apalagi kita juga belum tentu nyaman sama mereka.

Nah, jadi wajar aja kalau lo susah atau belum bisa mengatasi kesepian pakai cara tadi. Dan mungkin juga kesepian lo ini disebabkan sama masalah lain yang gak lo sadari.

Tapi tenang aja, di sini Satu Persen Hadir buat lo untuk membantu. Kalau dirasa lo udah ngelakuin berbagai cara tapi lo belum bisa mengatasi kesepian yang lo rasain. Lo coba daftar ke layanan konsultasi bersama mentor Satu Persen.

Di layanan ini lo bisa ngobrol langsung sama mentor terbaiknya Satu Persen yang udah profesional mengatasi berbagai masalah, salah satunya masalah kesepian.

Lo juga bisa tahu penyebab dari masalah lo itu apa, karena lo akan dikasih psikotes juga biar lo tahu kondisi mental lo saat ini lagi gimana. Selain penyebab, lo juga dapat solusi dari masalah lo pun bisa lo dapat dari layanan ini. Karena di layanan ini lo akan dapat worksheet yang bisa lo aplikasikan langsung ke kehidupan lo.

Yang paling penting, lo jadi bisa mengatasi masalah yang lagi lo alami dan pastinya lo akan ngerasa lebih baik paling gak 1% setiap harinya.

Kalau lo mau lihat testi dari yang lain lo bisa kunjungi websitenya satu persen di satupersen.net

Akhir kata gue undur diri. Gue Jhon. Thanks

Bagikan artikel

Disclaimer

Jika Anda sedang mengalami krisis psikologis yang mengancam hidup Anda, layanan ini tidak direkomendasikan.

Silakan menghubungi 119.