
Key Takeaways:
- ADHD adalah gangguan neurodevelopmental yang mempengaruhi kemampuan fokus dan kontrol impuls
- Kesulitan fokus bisa disebabkan oleh ADHD atau faktor lain seperti kelelahan, stres, atau overthinking
- Ada cara praktis untuk meningkatkan fokus, baik untuk yang memiliki ADHD maupun tidak
- Penting untuk mendapatkan diagnosis profesional sebelum menyimpulkan memiliki ADHD
Tau gak sih, akhir-akhir ini banyak banget konten di sosmed yang ngebahas soal ADHD? Mulai dari tweet thread sampe video TikTok, semuanya pada sharing pengalaman mereka tentang kesulitan fokus dan apakah itu tanda-tanda ADHD.
Sebagai remaja atau young adult, pasti kamu sering banget ngerasa susah fokus ya? Apalagi di era digital kayak sekarang, dimana notifikasi HP terus-terusan bunyi dan timeline sosmed nggak ada habisnya. Kadang kamu mungkin mikir, "Kok aku gampang banget kehilangan fokus ya? Jangan-jangan aku ADHD?"
Tapi tunggu dulu! Sebelum kamu self-diagnose, penting banget buat tau bedanya antara kesulitan fokus biasa dengan ADHD. ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder itu sebenernya kondisi yang lebih kompleks dari sekedar "susah fokus".
Nah, di artikel ini, aku bakal jelasin tentang apa itu ADHD, gimana bedain ADHD dengan overthinking biasa, dan apa aja sih yang bisa kita lakuin buat ningkatin fokus kita. Kalo kamu sering ngerasa kesulitan fokus dan pengen tau lebih banyak, yuk simak terus artikelnya!
Tapi sebelum kita bahas lebih jauh, inget ya: artikel ini cuma buat edukasi dan awareness aja. Kalo kamu curiga punya ADHD atau masalah kesehatan mental lainnya, tetep penting banget buat konsultasi ke psikolog atau psikiater profesional. Mereka yang punya kompetensi buat kasih diagnosis dan treatment yang tepat.
Beda ADHD dengan Overthinking

Nah, pertanyaan besarnya: gimana sih cara bedain antara ADHD sama overthinking biasa? Menurut data dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention), ADHD memiliki beberapa karakteristik khas yang beda dari sekedar kesulitan fokus biasa:
Pola yang Konsisten
ADHD biasanya muncul sejak kecil dan konsisten terjadi di berbagai situasi - di sekolah, di rumah, atau pas lagi main. Kalo kamu cuma susah fokus waktu ngerjain tugas yang membosankan atau pas lagi capek, kemungkinan itu bukan ADHD.
Durasi Gejala Gejala
ADHD harus muncul minimal selama 6 bulan dan signifikan mengganggu kehidupan sehari-hari. Kalo kesulitan fokusmu cuma muncul pas lagi stres atau waktu tertentu aja, mungkin itu lebih ke overthinking.
Tipe Masalah Fokus
Di ADHD, masalah fokusnya lebih kompleks. Bukan cuma susah konsentrasi, tapi juga:
- Sering kehilangan barang
- Suka motong pembicaraan
- Susah duduk diam
- Impulsif dalam mengambil keputusan
- Sering lupa sama rutinitas harian
Cara Tingkatin Fokus yang Efektif

Terlepas dari apakah kamu punya ADHD atau nggak, ada beberapa teknik yang bisa bantu ningkatin fokus:
Metode Pomodoro
Teknik ini udah terbukti efektif secara ilmiah. Caranya:
- Kerja fokus selama 25 menit
- Istirahat 5 menit
- Ulangi 4 kali
- Istirahat panjang 15-30 menit
Bikin Lingkungan Kondusif
- Matiin notifikasi HP
- Pake noise-canceling headphone
- Beresin meja kerja
- Cari tempat yang sepi
Break Down Tugas
Pecah tugas besar jadi bagian-bagian kecil yang lebih manageable. Misal, daripada "Bikin Makalah", break down jadi:
- Riset (30 menit)
- Bikin outline (20 menit)
- Nulis pendahuluan (25 menit)
- Dan seterusnya
Routine & Reward
- Bikin jadwal rutin
- Kasih reward ke diri sendiri setelah selesai tugas
- Tracking progress pake app atau jurnal
Physical Exercise
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga rutin bisa meningkatkan kemampuan fokus dan konsentrasi. Minimal 30 menit per hari udah cukup efektif.
Kalo kamu masih suka kesulitan fokus meski udah nyoba berbagai cara di atas, atau kamu merasa gejala-gejalanya mengganggu banget dalam keseharian, mungkin udah saatnya cari bantuan profesional.
Masih Ragu? Yuk Konsultasi!

Nah, dari semua yang udah kita bahas, intinya adalah: kesulitan fokus itu normal dan bisa terjadi sama siapa aja. Tapi kalo kamu ngerasa masalah fokusmu udah:
- Bikin prestasi akademik menurun
- Ganggu hubungan sama temen atau keluarga
- Bikin kamu jadi sering marah atau frustrasi
- Pengen nyakitin diri sendiri karena ngerasa nggak bisa handle
Mungkin ini saatnya kamu ambil langkah berani untuk cari bantuan profesional. Di Life Consultation, kamu bisa cerita semua kesulitanmu ke psikolog yang udah berpengalaman. Mereka bakal bantu kamu:
- Bedain antara ADHD dengan masalah fokus biasa
- Nemuin akar masalah dari kesulitan fokusmu
- Nyusun strategi yang cocok buat kamu
- Dapetin tools praktis buat handle keseharian
Caranya gampang banget! Kamu tinggal klik link di ini satu.bio/konseling-yuk atau hubungin tim support kita di +6285150793079 untuk jadwalin sesi konseling online yang nyaman buat kamu.
FAQ
Q: Apakah susah fokus selalu berarti ADHD?
A: Nggak! Susah fokus bisa disebabkan banyak hal seperti kurang tidur, stres, atau terlalu banyak distraksi. ADHD adalah kondisi yang lebih kompleks dan perlu diagnosis profesional.
Q: Berapa lama sih waktu yang dibutuhin buat ningkatin fokus?
A: Beda-beda tiap orang. Tapi biasanya butuh 21-30 hari buat bangun kebiasaan baru yang bisa ningkatin fokus.
Q: Apa bisa ADHD muncul mendadak di usia dewasa?
A: ADHD biasanya udah ada sejak masa kanak-kanak, tapi kadang baru ketahuan pas dewasa karena tuntutan hidup yang makin kompleks.
Q: Kapan sih waktu yang tepat buat cari bantuan profesional?
A: Kalo kesulitan fokusmu udah:
- Ganggu aktivitas sehari-hari selama lebih dari 6 bulan
- Bikin nilai atau performa kerja menurun
- Pengaruh ke kesehatan mental
- Bikin hubungan sama orang lain jadi bermasalah
Q: Gimana kalo aku malu buat cerita ke psikolog?
A: Psikolog kita di Life Consultation terlatih buat bikin kamu nyaman dan aman. Semua cerita kamu dijamin kerahasiaannya dan kamu bisa pilih jadwal yang paling nyaman buat kamu.
Q: Berapa sesi konseling yang dibutuhin?
A: Jumlah sesi tergantung sama kebutuhan kamu. Biasanya kita mulai dari 1 sesi dulu (45-60 menit) dan nanti psikolog akan rekomendasiin berapa sesi yang ideal buat kamu.